UMJ News, AFTA 2015 merupakan pasar yang baik untuk negara asing masuk ke Indonesia “200 juta jiwa penduduk Indonesia dan penduduk terbesar di ASEAN akan menjadi pasar yang besar bagi negara asing dalam melakukan perdagangan” Jelas dr.Muhammad Dwi Putra Narasumber pada Seminar yang dilaksanakan di sela-sela acara Kongres Mahasiswa Indonesia, di UMJ kemarin(28/5)
Ia menjelaskan AFTA merupakan akronim dari ASEAN Free Trade Area sejatinya merupakan kesepakatan dari negara - negara di asean untuk membentuk sebuah kawasan bebas perdagangan. Tujuannya agar bisa meningkatkan daya saing ekonomi kawasan ASEAN di dunia. Dwi menjelaskan tentunya AFTA memiliki dampak positif dan dampak negatif bagi profesi kesehatan.
Dwi Putra yang juga Alumni Fakultas Kedokteran UMJ ini menjelaskan kalau Bidang Kesehatan harus mempersiapkan diri sejak dini jelang AFTA 2015, ini agar nantinya kita tidak menjadi penonton saja tapi harus menjadi leader di bidang kesehatan dan bidang lainnya.
Ia menambahkan bahwa faktanya saat ini ada kesenjangan antara kebutuhan dan permintaan, bangsa kita dalam bidang kesehatan masih belum bisa di percaya oleh masyarakat kita sendiri, hal ini terlihat kalau banyak masyarakat Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri “Apakah Indonesia siap menjadi produsen? Atau malah akan terus menjadi konsumen?” jelas dwi.
Dwi menuturkan ada beberapa strategi yang harus dilakukan yang pertama ialah pemerintah harus melakukan peningkatan pemberdayaan kesehatan, kemudian pelayanan kesehatan harus sesuai dengan kebutuhan, profesionalitas SDM harus dilakukan seluruh tenaga kesehatan dan yang terpenting ialah peranan mahasiswa kesehatan.
Menurut Dwi dalam menghadapi AFTA 2015 mahasiswa kesehatan harus lebih professional, terampil, memiliki kompetensi dan mempunya kepribadian dan etika yang baik, dan juga mahasiswa juga harus berperan dalam penyusunan kebijakan pembangunan nasional. (iqbal)
Sumber Berita: www.umj.ac.id
http://www.umj.ac.id/berita-afta-2015--ancaman-atau-peluang-bagi-profesi-kesehatan.html#ixzz3IaYtxRA2
No comments:
Post a Comment